Kadang kala sosoknya sangat
mulia sampai-sampai dia tak perduli dengan luka yang kau berikan untuknya
dikalah sosoknya tak anggun tapi percayalah dia mampu menghangatkan jiwamu...
Hari kemarin itu.
DIA SELALU MENANGIS,
saat kau memupukkan duka di selah harinya,
bukan dia cenggeng dan sok manja di depanmu tapi itulah batas kemampuannya..
DIA SELALU SEDIH,
saat kau bertingkah acuh tak acuh padanya,
bukan dia kekanak-kanakan tapi batinnya sering merasa di anak tirikan...
DIA SELALU KECEWA,
saat kau bertingkah kasar dan angkuh padanya,
bukan dia tak mampu untuk mengkasarimu hanya saja pribadinya sudah menyatu
dengan hatinya untuk jangan menertawaimu...
DIA SELALU MERASA ASING,
untukmu saat kau bertingkah sehari penuh tak
mengabarinya, bukan dia tak mandiri tapi dia sudah terbiasa lalui harinya
denganmu...
DIA, WANITAMU,
yang mampu terus memaafkanmu meski
pengkhianatanmu berulang kali terjadi...
DIA WANITAMU,
yang terus saja menunggumu yang selalu
gelisah di siang hari dan susah tidur di malam hari hanya untuk menunggu kabar
darimu...
DIA WANITAMU,
yang terus memengang janjimu meski beberapa
janji yang di buatnya kau ingkari lagi,lagi dan lagi...
DIA WANITAMU,
yang kan membelahmu saat mereka berkata
"dia tak cocok untukmu" dan dia kan menjawab "insyAllah dia kan
jadi halal dan terbaik untukku dan untuknya".
DIA WANITAMU,
yang kan terus menyemangatimu, saat kau sadar
keadaan merusak hidupmu dan kau sejenak sadar "watak yang menghargaimu,
mencintaimu, menyayangimu, dan akan memberikanmu keluarga yang utuh...
DIA WANITAMU,
sadarilah itu Tuhan memberimu berjuta macam
bahagia saat kau sadar untuk bisa meletakkan waktu berhargamu untuknya dan saat
kau sadar betapa berharganya dia untuk kau tak sia-siakan.

sungguh tulisan ini sangat luar biasa,,, sangat bermanfaat untuk ku,, trimakasih buat penulisnya,,
BalasHapus