Bagi
sebagian orang mungkin asing dengan istilah dopper ? Apa sih itu dopper ?
seperti apa sih dopper ini ? Namun, bagi sebagian orang lain, mendengar kata
dopper membuat bulu kuduk merinding dan mungkin kata yang terucap adalah
mengerikan. Nah, buat teman – teman yang belum tahu apa itu dopper ga usah
penasaran, di postingan kali ini saya akan coba mengupas apa itu dopper. So,
check this out ...
Dopper
adalah salah satu latihan khusus dan wajib yang dilakukan oleh setiap prajurit
TNI (Tentara Nasional Indonesia) khususnya lingkungan TNI AD dan pasukan khusus
dari tiap angkatan lain yang dopper ini sendiri bertujuan untuk melatih mental
dan konsentrasi para personel agar siap dengan kondisi seberat apapun di medan tempur.
Dopper
ini diposisikan dengan para prajurit merayap membawa senjata dengan jarak yang
sudah ditentukan dan para personel ini diharuskan untuk mampu menembak sasaran
dengan tepat. Tentunya tidak segampang itu mereka lewat, di kiri & kanan
mereka akan ada rentetan peluru tajam yang ditembakkan dari senjata AK – 47
atau SSv2 buatan PT Pindad yang dilakukan oleh para pelatih, yang memang para
pelatih ini sendiri di khususkan untuk mengganggu konsentrasi para prajurit
siswa maupun prajurit yang melakukan latihan dopper. Dan memang pada dasarnya
para pelatih dopper ini sendiri adalah para prajurit terbaik dan terlatih di
kesatuannya.
Untuk
medan dopper ini sendiri dilakukan di sebuah jalur yang memang sengaja dibuat
khusus untuk dopper. Jalur lurus memanjang dengan jarak sekitar 30 meter – 50
meter. Dopper bisa dilakukan di tanah kering berpasir dan berdebu atau
dilakukan di tanah berlumpur. Para pelatih yang ditugaskan untuk mengganggu
para pelaku dopper ini sendiri bisa ditempatkan di belakang atau samping,
tergantung dengan settingan medan dopper tersebut, tentunya dengan posisi
tempat yang lebih tinggi dari tanah agar memudahkan mereka untuk menembak.
Karena
menggunakan perluru tajam dan hanya dilengkapi dengan helm pelindung kepala
mebuat latihan ini terasa amat mengerikan, bukan hanya bagi yang melakukan baik
pelaku dopper sendiri dan pelatih, namun kita yang menyaksikannya juga ikut
merasa ngeri. Bagaimana tidak, jika 1 saja dari puluhan bahkan ratusan peluru
tajam yang ditembakkan oleh pelatih itu sampai mengenai badan mereka maka apa
yang akan terjadi ? Jangankan mengenai badan yang hanya menggunakan baju saja,
peluru tajam itu kena helm baja saja bisa tembus. Anda tidak percaya peluru
bisa tembus helm baja ? Coba, datang saja ke museum AKMIL di Magelang disana
ada pajangan helm Alm. Taruna (anumerta) Socheh yang bolong kena peluru tajam.
Apakah
kejadian ini disengaja oleh pelatih ? Tentu tidak kawan, orang mana yang ingin
mendapatkan musibah ? hehe. Kejadian ini hampir dapat dipastikan ini sebuah
ketidak sengajaan dari pelatih. Karena saat dopper itu bagian yang disasar
pelatih itu bukan para pelaku dopper langsung, melainkan areal disakitar pelaku
dopper baik bagian kanan – kiri badan atau depan. Kecelakaan mungkin saja
terjadi karena peluru yang ditembakkan pelatih ke tanah memantul karena terkena
bagian tanah yang lebih keras atau mengenai batu. Hanya Allah yang tahu tentang
kejadian sesungguhnya.
Latihan
ini dianggap oleh militer dari beberapa negara lain dianggap terlalu sadis dan
brutal. Mengapa tidak, dalam latihan ini tidak sedikit para pelaku dopper yang
harus gugur di medan latihan ini. Namun, TNI tetap menggunakan latihan dopper
ini sebagai latihan wajib yang harus dilakukan dan dipertahankan.
Dari
pengalaman beberapa para pelaku dopper maupun pelatih yang saya kenal, walaupun
mereka ada di posisi yang berbeda saat latihan, namun keduanya mempunyai
beberapa kesamaan. Yaitu khawatir jatuh korban dan tentunya harus
berkonsentrasi penuh saat pelaksanaan latihan karena ini urusannya adalah nyawa
seseorang. Dalam pelaksanaannya sendiri, tidak hanya para prajurit siswa atau
prajurit tingkat bawah yang melaksanakan latihan ini, melainkan prajurit
tingkat atas seperti Komandan Batalyon yang biasanya berpangkat Letkol (Letnan
Kolonel) juga diharuskan ikut latihan ini jika kesatuannya sedang pendidikan.
Oke,
saya kira cukup sekian penjelasan dari saya tentang dopper semoga mudah
dipahami dan dimengerti oleh para pembaca sekalian. Satu kata terakhir dari
saya, Jaya Selalu TNI !
#Salam
Assalamu’alaikum.
*Berikut aya lampirkan
beberapa foto dan video pelaksaan dopper yang dapat saya rangkum. selamat
menyaksikan.









Tidak ada komentar:
Posting Komentar