Minggu, 07 Juni 2015

Shirah Abu Bakar Ash-Shiddiq *(Part I)




Assalamu’alaikum yaa ahlil jannah (Insya Allah) Hhehe ... Haduh udah lama nih kaatib ga update kawan. Maaf – maaf deh ... Pasti kawan” semua sekarang jadi “kudet alias kurang update” yah karena kaatib jarang update ? Hhaha ...  Oke,, sebagai salah satu permintaan maaf kaatib buat para Ikhwan fillah rahimakumullah semua, kaatib bakalan update edisi khusus tentang ‘’Khulafaurrasyidin” kawan ... Pasti menarik nih yah buat dibahas.
Untuk bahasan pertama kita kali ini kaatib bakalan bahas tentang Khalifah Rasulullah yang pertama. Ada yang tau siapa orang yang kaatib maksud ?? Yes, that’s right brothers ... siapa lagi kalau bukan Sayyidina Abu Bakar Ash-Shiddiq ra. Kaatib bakalan bahas semampu kaatib, namun ga langsung semua nih kawan, dikarenakan satu dan lain hal kaatib bakalan bagi kedalam beberapa bagian. Oke, daripada kaatib kebanyakan curhat gj yah, langsung aja kita simak.
Untuk bahasan pertama kali ini, kaatib hanya akan memperkenalkan sedikit tentang Sayyidina Abu Bakar Ash-Shiddiq ra. kawan. Untuk bagian yang lainnya, mungkin next time bisa di posting, do’akan saja mudah”an katibnya sempet buat rangkum semua. Oke, langsung disimak saja kawan .
Abu bakar Ash-Shiddiq ra. sebenarnya memiliki nama Abdullah bin Usman bin Amir bin Amru bin Ka'ab bin Sa'ad bin Taim bin Murrah bin Ka'ab bin Lu'ai bin Ghalib bin Fihr al-Qurasy at-Taimi. Beliau bertemu nasabnya dengan Nabi Muhammad SAW pada kakeknya Murrah bin Ka'ab bin Lu'ai. Ibunya adalah Ummu al-Khair Salma binti Shakhr bin Amir bin Ka'ab bin Sa'ad bin Taim dan ayahnya adalah Usman bin Amir bin Amru bin Ka'ab bin Sa'ad bin Taim bin Murrah bin Ka'ab bin Lu'ai bin Ghalib bin Fihr al-Quraisy at-Taimi. Ayahnya diberi kuniyah (sebutan panggilan) Abu Quhafah, makannya kawan semua jangan heran bila banyak ahli tarikh (sejarah) yang menasabkan Abu Bakar dengan nama Abu Bakar bin Abu Quhafah. Ayah dan ibu beliau berasal dari suku yang sama yaitu Bani Taim.
Mungkin ada beberapa kawan yang bingung, kan nama aslinya Abdullah bin Usman kenapa bisa disebut Abu Bakar ash-Shiddiq ? Oke, kita ceritakan satu persatu kawan. Beliau disebut Abu Bakar karena dulu beliau pernah memiliki anak pertama laki – laki bernama Bakar, namun meninggal sewaktu masih kecil. Maka dari itu beliau disebut Abu Bakar yang berarti ayah dari Bakar. Hal ini terjadi karena salah satu kebiasaan orang Arab dulu adalah suka menyebut nama ayah sesuai dengan nama anak laki-laki pertamanya. Sedangkan, beliau mendapat kuniyah ash-Shiddiq ketika Rasulullah SAW Isra ke Al Quds Masjidil Aqsa Palestina. Kita ceritakan sedikit yah, ketika Abu Bakar sedang berada di suatu tempat, kemudian beliau di datangi oleh beberapa orang kafir Quraisy yang mendatangi Abu Bakar dan berbicara kepadanya bahwa Rasulullah adalah orang gila karena beliau (Rasul, pen.) berangkat Isra dari Mekkah ke Palestina dan kembali lagi dalam waktu yang sangat singkat yaitu hanya dalam waktu kurang dari 1 hari. Mereka berkata “Hai Abu bakar, kemarin kami mengatakan bahwa Muhammad itu gila, akan tetapi kami belum punya buktinya. Sekarang kami datang kepada engkau dan sekarang kami ada buktinya kalau Muhammad itu gila”. Maka Abu Bakar bertanya “Apa buktinya bahwa Rasulullah itu gila ?”. Mereka menjawab ” wahai Abu Bakar demi Allah mulai sekarang berpisahlah engkau dengan Muhammad jangan sampai engkau ikut-ikutan gila seperti dirinya, demi Allah kami telah mengetahui akar kegilaan Muhammad. Akar kegilaan itu adalah pagi ini ia bercerita kepada kami bahwa kemarin malam ia diberangkatkan oleh Tuhannya ke Masjidil Aqsa dan ia meng-imami shalat para nabi, dan sementara pagi ini ia telah berada disisi kami dan ia bercerita tentang perjalanannya kepada kami. Bukankah itu sebuah kegilaan ? engkau juga tahu yang sering berdagang ke Syam wahai Abu Bakar berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menuju kesana. Bukankah itu sebuah kegilaan yang sudah jelas ?”. Kemudian Abu Bakar bertanya “Benarkah kalian mendengar kata-kata itu dari mulut Rasulullah sendiri ?”. Lalu mereka menjawab “Benar, kami mendengar itu dari mulut Muhammad”. Abu Bakar menjawab “demi Allah, jika kalian mendengar itu dari beliau langsung, maka demi Allah saya percaya dan beriman atas apa yang beliau sampaikan”. Karena mereka (kafir Quraisy, pen.) gagal membujuk Abu Bakar, mereka marah dan langsung mengeroyok Abu Bakar hingga beliau pingsan dan digotong oleh beberapa orang kerumahnya. Dan ketika sadar, pertama-tama yang beliau tanyakan adalah dimana kah dan bagaimana keadaan Rasulullah SAW berada. Karena itulah Abu Bakar disebut ash-Shiddiq yaitu orang yang membenarkan kebenaran.
Pada masa jahiliyyah Abu Bakar ash-Shiddiq ra. disebut Atiq (tua) karena beliau adalah anak pertama dan pada saat beliau masih muda, rambutnya sudah memutih. Imam Ath-Thabari menyebutkan dari jalur Ibnu Luhai'ah bahwa anak-anak dari Abu Quhafah ada tiga orang, yaitu pertama Atiq (yang tua), kedua Mu'taq (yang dituakan) dan ketiga Utaiq (yang tua tapi kecil). Sayyidina Abu Bakar Ash-Shiddiq ra. berasal dari kabilah Bani Taim. Kabilah Bani Taim ini merupakan salah satu dari 12 kabilah utama suku Quraisy, kabilah ini dalam oligarki pemerintahan kota Mekkah diberi tugas untuk mengelola akuntansi kenegaraan dan perbendaharaan negara karena mereka dikenal disiplin dalam hal keuangan dan terampil dalam mengelola perbendaharaan.
Untuk masalah fisik, Abu Bakar adalah seorang yang bertubuh kurus, dan berkulit putih. Anaknya, 'Aisyah binti Abu Bakar menerangkan karakter tentang ayahnya, "Beliau (Abu Bakar, pen.) berkulit putih, kurus, tipis kedua pelipisnya, kecil pinggangnya (sehingga kainnya seialu turun dari pinggangnya), wajahnya seialu berkeringat, hitam matanya, berkening lebar, tidak bisa bersaja’ dan selalu mewarnai jenggotnya dengan memakai hinai maupun katam”. Ada yang unik nih kawan, karena badannya yang kurus inilah ketika sedang melaksanakan shalat, seringkali sarungnya Abu Bakar melorot sampai harus beberapa kali dibetulkan. Karena sejak muda Abu Bakar ini rambutnya sudah memutih kawan, seringkali beliau mewarnai rambut dan janggutnya dengan warna kemerahan.
Abu Bakar ash-Shiddiq ra. memiliki ahlak yang terkenal mulia, diantaranya beliau terkenal dengan kebaikan, keberanian, kokoh pendirian, seialu memiliki ide-ide yang cemerlang dalam keadaan genting, banyak toleransi, penyabar memiliki azimah (keinginan yang keras), faqih, paling mengerti dengan garis keturunan (nasab, pen.) orang” Arab dan berita-berita mereka, sangat bertawakkal kepada Allah dan yakin dengan segala janjiNya. Beliau juga bersifat wara' dan jauh dari segala syubhat, zuhud terhadap dunia, selalu mengharapkan apa-apa yang lebih baik di sisi Allah, serta lembut dan ramah.
Abu Bakar pernah menikahi Qutailah binti Abd al-Uzza bin Abd bin As'ad pada masa Jahiliyyah dan dari pernikahan tersebut lahirlah Abdullah dan Asma'. Beliau juga menikahi Ummu Ruman binti Amir bin Uwaimir bin Zuhal bin Dahman dari Kinanah, dari pernikahan tersebut lahirlah Abdurrahman dan ‘Aisyah ra.. Beliau juga menikahi Asma' binti Umais bin Ma'add bin Taim al- Khats'amiyyah, dan sebelumnya Asma' diperisteri oleh Ja'far bin Abi Thalib. Dari hasil pernikahan ini lahirlah Muhammad bin Abu Bakar, dan kelahiran tersebut terjadi pada waktu haji Wada' di Dzul Hulaifah. Ada yang menarik nih kawan dari Asma' binti Umais ini, beliau termasuk kedalam wanita – wanita yang mulia karena beliau pernah menikah dengan Ja'far bin Abi Thalib, Abu Bakar ash-Shiddiq, dan Ali bin Abi Thalib. Pada saat telah hijrah di Madinah, Abu Bakar menikahi Habibah binti Kharijah bin Zaid bin Abi Zuhair dari Bani al-Haris bin al-Khazraj. Abu bakar pernah singgah di rumah Kharijah ketika beliau datang ke Madinah dan kemudian mempersunting putrinya, dan beliau masih terus tinggal dengannya di suatu tempat yang disebut dengan as-Sunuh hingga Rasulullah saw. wafat. Dari pernikahan tersebut lahirlah Ummu Kaltsum binti Abu Bakar setelah wafatnya Rasulullah saw.
Abu Bakar adalah salah satu dari sahabat Rasulullah yang paling mulia dan utama, bahkan banyak yang menganggap bahwa Abu Bakar adalah sahabat yang paling utama karena ilmunya dan kedekatannya dengan Rasulullah SAW. Beliau termasuk kedalam 10 orang sahabat Rasulullah SAW yang dijamin masuk surga, kesepuluh orang sahabat tersebut adalah Abu Bakar ash Shiddiq, Umar bin al Khattab, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Sa’ad bin Zaid, Abu Ubaidah bin al Jarrah, Sa’ad bin Abi Waqqash, Abdurahman bin Auf, Zubair bin al Awwam, dan Thalhah bin Ubaidillah.
Selain termasuk kedalam 10 sahabat Rasulullah yang dijamin masuk surga, kaatib juga akan menguraikan beberapa keutamaan Abu Bakar ash Shiddiq. Diantaranya adalah diriwayatkan dari Abu Utsman dia berkata, "Telah berkata kepadaku Amru bin al-Ash bahwa Rasulullah SAW. pernah mengutusnya dalam peperangan Dzatus Salaasil, kemudian aku mendatanginya dan bertanya, "Siapakah orang yang paling kau cintai ?” Maka Rasulullah saw. menjawab, '"Aisyah !" Kemudian kutanyakan lagi, "Dari kalangan laki-laki ?" Rasul menjawab, "Bapaknya." Kemudian kutanyakan lagi, "Siapa setelah itu ?" Beliau menjawab, "Umar !" Kemudian Rasulullah saw. menyebutkan beberapa orang lelaki".
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra dari Rasulullah saw. beliau bersabda, ”Andai saja aku dibolehkan mengambil Khalil (kekasih) selain Allah pasti aku akan memilih Abu bakar sebagai khalil namun dia adalah saudaraku dan sahabatku."
Diriwayatkan dari Muhammad bin al-Hanafiyyah (salah satu dari anak Ali bin Abi Thalib, tetapi bukan dari Fatimah, pen.) dia berkata, "Kutanyakan pada ayahku siapa manusia yang paling baik setelah Rasulullah SAW. " Maka beliau menjawab, "Abu Bakar !" Kemudian kutanyakan lagi, "Siapa setelahnya ?" Beliau menjawab, "Umar." Dan aku takut jika dia menyebut Utsman sesudahnya maka kukatakan, "Setelah itu pasti anda”. Namun beliau menjawab, "Aku hanyalah salah seorang dari kaum muslimin." *(Kejadian ini terjadi ketika Ali telah menjadi khalifah, dan saat itu sedang terjadi perang Jamal antara Ali dengan Mu’awiyah bin Abu Sufyan serta ‘Aisyah binti Abu Bakar, Thalhah bin Ubaidillah dan Zubair bin al Awwam. Banyak ahli tarikh yang mengungkapkan kenapa Muhammad bin al-Hanafiyyah takut ayahnya mengatakan orang yang paling baik setelah Umar adalah Utsman, karena beliau takut orang - orang yang terlibat dalam pembunuhan Utsman membunuh Ali karena tidak senang akan pendapat Ali tersebut).
Dari Abu Sa'id al-Khudri, Rasulullah saw. bersabda, "Sesungguhnya orang yang sangat besar jasanya padaku dalam persahabatan dan kerelaan mengeluarkan hartanya adalah Abu Bakar. Andai saja aku diperbolehkan mengangkat seseorang menjadi kekasihku selain Rabbku pastilah aku akan memilih Abu Bakar, namun cukuplah persaudaraan se-lslam dan kecintaan karenanya. Maka jangan ditinggalkan pintu kecil di masjid selain pintu Abu Bakar saja."
Diriwayatkan dari Abu Hurairah berkata, "Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, " Barangsiapa menginfakkan sesuatu dari dua yang dimilikinya di jalan Allah niscaya akan diseru dari pintu-pintu surga, "Wahai Harnba Allah inilah kebaikan. Maka barangsiapa termasuk ahli shalat maka akan dipanggil dari pintu shalat, barang siapa termasuk golongan yang suka berjihad maka akan dipanggil dari pintu jihad, dan barang siapa yang suka bersedekah maka akan dipanggil dari pintu sedekah, barang siapa yang suka berpuasa maka akan dipanggil dari pintu puasa dan dari pintu Ar Rayyan. Maka Abu Bakar berkata, ' Bagaimana jika seseorang harus dipanggil dari setiap pintu, dan apakah mungkin seseorang dipangil dari setiap pintu wahai Rasulullah saw.?' Rasulullah saw. menjawab, ' Ya, dan aku berharap agar engkau wahai Abu Bakar termasuk salah seorang dari mereka'."
Selain keutamaan Abu Bakar, beliau juga diceritakan oleh Rasulullah SAW bagaimana beliau wafat, diantaranya adalah diriwayatkan dari Qatadah dari Anas bin Malik dia pernah bercerita bahwa Nabi pernah menaiki gunung Uhud bersama Abu Bakar, Umar dan Utsman, maka tiba-tiba gunung Uhud bergoncang dan Rasulullah SAW. langsung berkata, "Diamlah wahai Uhud sesungguhnya di atasmu ada seorang Nabi, seorang Shiddiq. dan dua syahid."
Diriwayatkan dari Sa'id bin Musayyab dia berkata, "Telah berkata kepadaku Abu Musa al-Asy'ari bahwa suatu hari dia berwudhu' di rumahnya kemudian berangkat keluar dan berkata, "Aku harus mengiringi Rasulullah saw. hari ini." Beliau berangkat ke mesjid dan bertanya di mana Nabi saw, maka dijawab bahwa beliau keluar untuk suatu hajat (keinginan/keperluan, pen.), maka aku segera pergi berusaha menyusulnya sambil bertanya-tanya, hingga akhirnya beliau masuk ke kebun yang di dalamnya terdapat sebuah sumur bernama Aris, maka aku duduk di pintu dan ketika itu pintunya terbuat dari pelepah kurma hingga beliau menyelesaikan buang hajat dan setelah itu berwudhu, maka akupun berdiri berjalan ke arahnya ternyata beliau sedang duduk-duduk di atas sumur tersebut sambil menyingkap kedua betisnya dan menjulur-julurkan kakinya ke dalam sumur, maka aku datang memberi salam kepadanya, kemudian kembali ke pintu sambil berkata dalam hatiku, "Hari ini aku harus menjadi penjaga pintu Rasulullah saw. Tak lama kemudian datanglah Abu Bakar ingin membuka pintu, maka kutanyakan, "Siapa itu?" Dia menjawab, "Abu Bakar !" Maka kukatakan padanya, "Tunggu sebentar!" Aku segera datang kepada Rasulullah saw. dan bertanya padanya, "Wahai Rasulullah saw., ada Abu Bakar datang dan minta izin masuk !" Rasulullah saw. berkata, "Suruhlah dia masuk dan beritahukan padanya bahwa dia adalah penghuni surga." Maka aku berangkat menujunya dan berkata, "Masuklah sesungguhnya Rasulullah saw. memberitakan padamu kabar gembira bahwa engkau adalah penghuni surga."
Oke, mungkin hanya sekian dulu yang dapat kaatib berikan untuk sahabat semua, semoga saja sedikit dari catatan kaatib ini dapat memberikan manfaat bagi kawan-kawan semua. Semoga setitik tinta ini dapat menjadi lautan ilmu pengetahuan luas bagi kita semua, Insya Allah.
*Sumber :
- Kitab Tartib wa Tahdzib Al-Kitab bidayah wan Nihayah . Penyusun Dr. Muhammad bin Shamil as-Sulami.
- Audio Salim A. Fillah (Siroh Abu Bakar ash Shiddiq part 1 & 2)

1 komentar:

  1. Pragmatic Play launches slots offering in-house - JTM Hub
    Pragmatic Play is set to offer more than 10 online 오산 출장안마 casino games including 문경 출장마사지 Slots, Blackjack, Roulette and Live 의정부 출장샵 Casino. The slot game 경상북도 출장마사지 has 전라남도 출장샵 been

    BalasHapus